Skip to main content

Pengenalan GHS (Global Harmonized System)

Diringkas oleh Ahmad Mawardi
Ilmu Pengenalan GHS ini saya peroleh dari kelas pengetahuan yang diadakan oleh komunitas LabMania yang diadakan di Laboratorium Kesehatan Daerah Jakarta tanggal 24 Juli 2016.

GHS (Global Harmonized System)
purple book GHS Revised 2015
Global Harmonirized System Adalah Harmonnisasi Klasifikasi Sistem Keselamatan dan Label Bahan Kimia supaya simbol dan keterangan bahan itu seragam di seluruh dunia. Kalau kita lihat di botol bahan kimia yang biasa kita gunakan di laboratorium biasanya kita menemukan gambar, komposisi atau kode kode tertentu. Nah...kode tersebut seragam dan berlaku di seluruh dunia. Cakupan GHS ini hanya di buat untuk 2 aspek yaitu 1. klasifikasi bahan dan campuran kimia. 2. Elemen komunikasi bahaya.seperti yang tertuang ddalam buku pedoman GHS yang diterbitkan oleh United Nation.


Manfaat adanya sistem GHS ini yang utama #1 untuk menjaga kesehatan bagi siapapun yang terlibat dengan bahan kimia, baik itu manusia maupun lingkungan sekitar. Dengan mengetahui tingkat bahaya yang tertera di Label, maka kita bisa berhati hati setiap menggunakan bahan kimia, misalnya jika kita mau menggunakan Asam kuat NaOH, dengan adanya gambar di label seperti dibawah ini maka kita bisa memaknai bahwa bahan tersebut bersifat korosif dan kita harus hati hati, menggunakan gloves (sarung tangan) untuk menghindari tumpahan NaOH jika terkenai kulit. Saya pernah punya pengalaman dengan bahan ini, ketika hendak mengambil menggunakan pipet tetes, maka tanpa sengaja terkena jas lab yang saya kenakan, alhasil, jas saya menjadi bolong. Nah penting bukan dengan mempelajari Sistem GHS ini.
penampakan labeling pada botol
contoh labeling dan pictogram yang bisa kita cermati
contoh lembar data keselamatan
Manfaat yang #2 yaitu  sebagai sumber informasi yang penting kepada siapapun yang berhubungan dengan bahan kimia tersebut. Hal ini dikarenakan dalam sistem GHS tersebut selain memuat klasifikasi tingkat bahaya suatu bahan kimia juga terdapat informasi lembar data keselamatan. Setiap bahan kimia tercantum komposisinya dengan jelas, jika terkena bahan tersebut, apa yang harus kita lakukan juga ada pejelasannya.

Manfaat yang ke #3 yaitu menyamaratakan informasi klasifikasi bahaya bahan kimia, hal ini sesuai dengan beberapa kasus klasifikasi bahaya yang dibuat oleh beberapa negara dalam menetapkan standar bahaya yang berbeda, seperti standar bahaya bahan kimia yang bersifat TOKSIK dengan dosis akut/mematikan (LD50). Negara Negara yang tergolong Uni Eropa menetapkan jika bahan kimia tersebut jumlahnya lebih dari 25 mg/kg bw menyatakan bahwa bahan kimia tersebut sifatnya very toksik, namun di Amerika, dikatakan very toksik apabila bahan tersebut lebih dari 50 mg/kg bw. Nah ini yang dinamakan dengan Disharmonisasi. Banyak negara yang menetapkan standar yang berbeda sehingga perlu disamaratakan stadarnya lewat sistem GHS ini agar berlaku secara Internasional.

Manfaat yang ke #4 yaitu meningkatkan efisiensi penggunaan bahan kimia sekaligus mengurangi pengujian dan evaluasi bahan kimia. Maksudnya yaitu dengan adanya informasi yang lengkap yang ada pada label, maka akan membuat kerja lebih efisien. Para produsen bahan kimia pun tidak perlu melakukan pengujian ulang jika setiap kali memproduksi bahan yang sama. jika mereka memproduksi ethanol, maka tinggal diambil informasi detail mengenai ethanol tersebut dari dalm sistem GHS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Secara sederhana bisa saya jelaskan bahwa Sistem GHS ini dibuat untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi bahan kimia berdasarkan sifat bahayanya dan di informasikan dalam bentuk keterangan label serta tertuang dalam lembar data keselamatan.

Adapun klasifikasi Bahaya yang dimakasud yaitu #1. Bahaya Fisik, #2. Bahaya Kesehatan dan #3. Bahaya Limgkungan.
Pictogram dalam pembagian bahaya pada fisik, kesehatan dan lingkungan




Comments

Popular posts from this blog

HATI HATI PENIPUAN VENDOR / KONVEKSI ATAS NAMA PT PAMA PERSADA

PENIPUAN ATAS NAMA PT. PAMAPERSADA NUSANTARA Oleh : Ahmad Mawardi Saya akan menceritakan pengalaman saya yang saya ketahui belakangan kalau ini adalah penipuan yang mengatas namakan Purchasing PT PAMA PERSADA NUSANTARA. Kebetulan saya memiliki bisnis di bidang konveksi dengan skala nasional yang memiliki website sehingga mudah di akses oleh siapapun. Adapun kronologi nya yaitu : Tanggal 25 April 2019 Saya di telepon oleh orang yang mengatas namakan PT Pamapersada di Sangatta Kalimantan timur hendak memesan jaket untuk keperluan event pegawai Pama sebanyak 15.000 pcs di bulan September. Adapun bahan yang diminta yaitu bahan taslan dan nanti gambarnya akan di kirimkan via whatsapp.  Saya menerima dengan hangat penawaran tersebut dan menyanggupinya tanpa ada curiga karena memang dari pengalaman selama ini saya biasa menerima customer konveksi melalui WA/telepon/email. Selanjutnya setelah selesai telepon dia mengirimkan gambar jaketnya beserta ...

REVIEW KURSUS BAHASA ARAB DI LIPIA 2018

Informasi bagi yang ingin kursus bahasa Arab di LIPIA Jakarta Oleh : Ahmad Mawardi Kelompok Kelas Bahasa Arab Mustawa 1 A Tujuan penulisan ini yaitu memberikan informasi kepada teman teman pembaca yang ingin mendaftar kursus bahasa arab di LIPIA. Pada saat saya mendaftar pertama kali di LIPIA, informasi seperti ini sedikit sekali bahkan hanya 2 blog saja yang membahasnya, itupun bahasannya sangat sedikit, sehingga saya kesulitan mendapatkan gambaran awal tentang kursus di LIPIA. Sekarang saya akan membahas mengenai “keseruan” kursus di LIPIA yang dapat menambah semangat teman teman agar bisa ikut dan mempelajari bahasa Arab di LIPIA. Formulir Pendaftaran kursus bahasa arab LIPIA A. PROSES PENDAFTARAN SEBELUM KURSUS Pada tanggal 3-4 Februari 2018 lalu dibuka pendaftaran kursus bahasa Arab di LPIA Jakarta. Jadwal pagi sampai siang khusus ikhwan dan siang sampai sore untuk akhwat. Pada tahun 2018 ini kursus bahasa Arab di LIPIA dikenakan biaya Rp. 1.000.000 per semest...

Kultur Mikrospora

Kultur Mikrospora oleh ; Ahmad Mawardi ditulis berdasarkan penjelasan pada saat kuliah dan diperkaya dari pengetahuan Buku Kultur Jaringan Tumbuhan karya Dr.rer.nat. Ari Indrianto, Fakultas Biologi UGM, 2003. Proses perbanyakan tumbuhan secara vegetatif yang dilakukan secara in vitro tidak hanya dapat dilakukan menggunakan jaringan/ organ suatu tumbuhan tetapi ada cara lain lagi yaitu kultur mikrospora dan kultur anthera. Untuk kita ketahui bahwa perkembangan ilmu biologi yaitu pada bidang bioteknologisemakin hari semakin meningkat, salah satunya yaitu kultur mikrospora dan kultur anthera. Ayo mari kita ingat ingat lagi apa itu anthera dan apa itu mikrospora. Anthera merupakan salah satu bagian dari organ reproduksi generatif pada bunga jantan dimana didalam anthera terdapat pollen atau yang kita kenal dengan serbuk sari. sedangkan mikrospora adalah nama salah satu bentuk perkembangan sebelum menjadi pollen. Bisa di katakan bahwa sebelum menjadi pollen, tahapannya dalam proses and...